Dewi's Blog

Kebaikan itu layak untuk diperjuangkan

persiapkan dari awal

on 27 February 2012

pembicaraan ini, pembahasan ini terjadi di liqo ku kemarin.pembicaraan tentang “future” tak hanya future kami sendiri tapi juga dengan “future” bagi amanah yang insya Allah akan Allah berikan kepada kami, sebagai seorang wanita.
saat seseorang, terutama muslimah, dan seharusnya sebagai seorang muslimah, merencanakan rahimnya sebagai tempat jundi – jundi Allah yang kelak bisa menegakkan agama Allah di muka bumi ini, tidak membuat kerusakan dan menjadi hamba Allah yang bermanfaat dan memberikan banyak manfaat. semua itu tidak bisa dilakukan secara instan. saat mengetahui jika dia tengah mengandung seorang anak dan baru mempersipkan semuanya, ternyata itu sudah terlambat!!! sangat terlambat.
seharusnya seorang muslimah sudah mempersiapkannya sejak dia masih kecil, masih remaja dan jauh dari pintu pernikahan.
kenapa kah? karena seperti itulah islam. tidak bisa instan, tapi bertahap. kayak nggak nyambung ya? haha..
tapi aku mempercayai dengan sepenuh hati bahwa jika kita emang berniat memiliki seorang anak, dua orang, dua puluh orang anak sekalipun tetap harus kita persiapkan dari jauh2 sebelum kita dinyatakan “positif” mengandung.
mungkin aku masih baru bicara ya, tapi saudariku menguatkanku dengan mengatakan ” kan kalau kita mengatakan sesuatu ke orang lain, itu jadi pemicu kita untuk melakukan hal tersebut karena kita nanti malu, kita menasehati kenapa kita tidak melakukannya sendiri?”
rahim…suatu hal yang lemah namun kuat.
jauhilah , atau bahkan jangan minum soft drink karena dia melemahkan dan mengeringkan rahim.
perbanyaklah jus buah, sayur dan buah plus air putih
gaya hidup sehat dari kita remaja. mumpung kita belum menikah. bagi yang sudah menikah, mari kita segera ubah gaya hidup ke gaya hidup yang sehat.
bahkan ada yang bilang kurang lebih intinya “menyiapkan diri untuk menyusui saat kita tahu kita hamil, itu sudah terlambat” terlambat bagi orang2 yang ingin, mengusahakan anak-anaknya menjadi anak2 yang keren ^.^.akh, bahasan terkait ASI mah panjang dan banyak. banyak faktor yang mempengaruhi keluar tidaknya, tapi yang penting kita tidak boleh kecolongan dengan tidak memikirkan hal tersebut.

percaya taw tidak silahkan. tapi aku juga jadi berpikir2 untuk tidak mau gambling. mending tidak minum/makan yang tidak bagus buat diriku dan anak-anakku kelak daripada aku mengorbankan masa depanku dan masa depan mereka dengan makan sembarangan dan semaunya sendiri.
*akh, masih suka teh kotak/botol T.T
tak apa, perlahan dan ingatlah terus tulisan ini! aku yakin, sedikit demi sedikit akan ada perubahan. nyatanya sudah ada orang yang tidak kenal mie instan lagi ^.^ bahkan udah lupa cara bikinnya (ini sih mungkin karena emang jarang masak tuh orang..haha)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: