Dewi's Blog

Kebaikan itu layak untuk diperjuangkan

tidak suka dibalas dengan tidak suka?

on 11 October 2012

udah banyak orang mendengar kata cinta, ungkapan cinta, novel cinta, dan pernak pernik cinta lainnya. tapi orang 2 lupa jika benci, tidak suka juga mewarnai hidup ini.
apa sih bedanya benci, rasa tidak suka yang kita rasakan ini dengan yang seharusnya kita rasakan?
^.^
“jangan muna kau dew, jangan sok suci, gak pernah ngerasain gak suka ma orang”
euy2…aku tidak pernah bilang begitu…tapi justru anehnya, tiap kali aku membenci orang, aku hanya akan menghela nafas, dan “please keluarlah rasa benci, aku tidak mau dirimu ada di hatiku” dan taaadaaaa…
sedikit perasaan benci itu mengendur. sedikit..karena butuh effort untuk menghilangkannya.
please ya, gue juga ngerasain gak suka sama orang,kebohongan publik beliau, kecurangan beliau, pemutar balik fakta yang karena ingin dilihat orang dia yang benar, aku yang salah…..wuiiiiiiiiiiih itu sesuatu banget.
tapi lagi-lagi…hela nafas dalam, keluarkan…ya Allah beri kekuatan untuk menghilangkan perasaan tidak suka itu.
kenapa? karena aku tidak suka perasaan tidak nyaman itu
aku tidak mau hidupku dihancurkan rasa tidak suka dan kehilangan mata terhadap sekelilingku.
saat mereka membuat hatiku di remas karena jengkel dan marah, apa yang kulakukan?
pergi….jawab seperlunya…pergi..menyendiri dan berpikir positif
“ah, dia tidak tahu, dia tidak tahu…dia tidak tahu bahwa ucapan candaannya menyakiti hatiku. salahku sendiri aku yang ikut campur, sok aktif, sok sibuk, yang berakhir aku juga yang kena marahan/teguran”
“dia tidak bermaksud seperti itu…”entah kalimat jitu ini bisa berhasil meredam marah yang ujung2nya perasaan benci itu.
“huaa…kok seenaknya sendiri kau bertingkah seperti itu. tak tahu sopan santun” dan bla bla bla..pernah juga pikiran seperti itu menghantui ku saat aku tidak suka sikap dari yang lain. dan kau tahu yang bisa meredam itu?
walau pun kau mungkin tidak pernah seperti itu, tapi itu kan baru mungkin…bisa jadi suatu hari kau pernah melakukan hal yang sama. karena setelah aku cuman terdiam saja melihat tingkahnya dan langsung aku mengingat2 apa yang sebelumnya pernah kulakukan.
aaah ternyata waktu aku di tempat lain, aku juga pernah melakukan hal itu. sekarang tinggal bagaimana aku memberitahu beliau dengan cara yang baik, waktu yang tepat, agar beliau tidak menyinggung orang lain dengan sikapnya yang terang2an seperti ini.
dan walau sampai sekarang aku belum punya waktu yang tepat untuk membicarakannya dengan beliau yang sudah tidak ada di sekitarku lagi, tapi aku tahu, Allah pasti akan memberikan yang terbaik untuk kami berdua. maksudku, mungkin dengan kejadian itu aku diingatkan untuk tidak seperti itu lagi
dan dengan kejadian itu, bisa jadi beliau suatu saat akan diingatkan untuk tidak bertingkah seperti itu
itulah dunia dan skenario Allah yang pastinya luar biasa
dah dulu ya…capek nulis..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: