Dewi's Blog

Kebaikan itu layak untuk diperjuangkan

2 maret 2013

on 2 March 2013

Bismillahirrohmanirrohim
subhanallah…hari yang sungguh luar biasa
pagi hari kesiangan..udah kesiangan, males bangun lagi..:D *resiko jam dinding di dinding kali ya..jadi keliatan mulu
sudah beberaa minggu ini aku ikut belajar membaca al-quran di bangka sana..alhamdulillah deh ^.^ walaupun telat 2 tahun dari rencana
rencananya dulu, setelah prajab langsung mendaftar…tapi pada akhirnya baru kemarin januari daftar kesana .
berkenalan dengan mb indah dan mb novi yang jadi tempat bertanyaku jika melafalkan hurufnya sudah benar pa belum,
ada mb wiwik ..ada mb rahmah…ada mb diah yang imut ^.^
suka dah…semoga istiqomah
memulai itu lebih gampang daripada beristiqomah..
hahahha..dasar…alesan aja ya?
ada beberapa hal yang ingin kubagi…ini tentang kejadian yang saya alami sendiri..
apakah mereka malaikat utusan Allah
atau manusia yang berdusta yang utusan Allah juga
tujuannya sama..menguji kita.
ceritanya begini
kejadian pertama
waktu dulu aku sepulang dari kegiatan entah apa itu di tempat itu..di alhikmah
waktu di perempatan terkenal macetnya itu, ada ibu2 yang menyambangiku
beliau menanyakan apakah aku kuliah di alhikmah, saya jawab bukan…lalu bla22222
beliau cerita sedang blabla bla di tempat itu tapi akhirnya mau pulang tapi gak dapet ongkos pulang ke rumahnya (lupa dimana)
akhirnya beliau meminta tolong untuk transport dengan akan dikembalikan.
dengan sedikit percaya menghalau keraguan…ku pinjami beliau, kuberi nomer hp ku dan aku minta nomor hp beliau dan terkait pelunasan
nanti akan dibicarakan lewat hp saja..Rp20.000,00
sebenarnya bagiku itu tidak masalah. sedekah aja bisa..
tapi beliau menyatakan akan mengembalikannya.
dan dengan percaya sebagai sesama muslimah (beliau memakai identitas diri beliau)
aku kirimkan alamat kantorku sekarang supaya kirim aja hutang beliau yang Rp20.000,00 ke alamat tersebut.
ganti hari ku telpon ibu itu, tapi tidak diangkat…akhirnya aku sms aja, mengingatkan kewajiban beliau
tapi akhirnya mpe sekarang aku belum menerima pelunasan dari beliau.
ahh..ya Allah…teringat hal itu aku tiba2 berpikir..kejadian uangku dicuri 700.000 ribu lalu 500 -an tibu itu lebih kuterima daripada
harus menerima kenyataan jika saudari ku dengan identitasnya, berbohong kepadaku.

dan subhanallah…aku yakin 99,99 persen, tadi saya bertemu ibu itu di IBF…GBK sono…hari ini, 2 maret 2013
dan beliau mengucapkan hal yang sama
bertanya apakah aku mahasiswa UI
lalu saya jawab bukan
lalu beliau menyatakan aku mirip mahasiswa UI..maaf ya..saya lebih suka di STAN..hehe
lalu beliau menceritakan kebutuhan beliau
bersama teman naik motor ke IBF, cuman karena ditelpon saudara teman tersebut pulang terlebih dahulu naik angkot meninggalkan ibu itu
disana…sendirian, padahal ibu itu gak berani naik motor jauh ke bogor
lalu beliau menanyakan
“apakah bisa mmebantu saya untuk transport? nanti motor mau saya tinggal biar teman saya ngambil”
aku terdiam sejenak
kecewa dengan kejadian pertama
sediiiiiiiiih rasanya
dan bimbang
apakah beliau benar2 membutuhkan atau tidak
tapi karena kejadian tersebut tidak masuk diakal…kenapa temannya harus pergi sendiri dan meninggalkan ibu itu dengan motornya
padahal bisa saja mereka berdua pergi bersama?
hanya dengan berbekal keraguan tersebut aku memberanikan diri mengatakan
“maaf bu, boleh kujawab tidak bisa?”
beliau balik bertanya
“beneran gak bisa ya mb? gak ada ya mb?”
aku cuman tersenyum saja dan meminta maaf kembali dan melanjutkan perjalananku ke GBK.
sungguh…aku antara sedih dan sediiiih gitu
gimana ya…
aku gak berhak menjudge seperti itu
bahkan kita gak boleh mengorek2 sedekah yang kita berikan ke orang yang berhak atas sedekah itu. uang itu ia gunakan untuk apa
bukan urusan kita.
kecuali jika kita tahu itu untuk kemaksiatan, baru akan dipertimbangkan ulang kan?
tapi ini?
baru prasangka saja..dan karena hatiku yang kotor, akhirnya aku memutuskan untuk meninggalkannya.
please…bagi yang berjiwa mulia…
sungguh, mungkin itu ladang amal kalian…
bisa kalian antar ibu itu ke bogor dan biarkan motornya ditinggal di senayan gpp..tapi antarkan saja ibu itu pulang dan dipenuhi kebutuhannya
siapa tahu dari situ Allah membangunkan surga tanpa melihat amalan di belakang2 kalian.
wallahu’alam kan ya?
yakh begitulah…
tapi jika pun aku suatu saat diberi kan hal yang sama oleh Allah ujian ini
kemungkinan besar saya akan mengucapkan “tidak bisa membantu”
T.T
sediiiiiih rasanya…
membantu lalu saudari itu berdusta juga sedih
tidak membantu dan hilang kesempatan juga bikin sediiih…
ua…jan..hidup itu…
tiap pilihan ada konsekuensinya
insya Allah aku udah siap dengan konsekuensinya.
insya Allah…
semangat kawan!!!!!!!!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: