Dewi's Blog

Kebaikan itu layak untuk diperjuangkan

penakut atau bertindak hati-hati ?

on 21 November 2013

sungguh, hanya Allah yang Maha Tahu
tapi aku tidak bisa berhenti berpikir “bagaimana jika gini, bagaimana jika gitu” dan masih banyak sekali pandangan2 yang terbetik dlam pikiranku di tiap kejadian di dalam hidupku
aku dibesarkan dengan prinsip “coba dulu..jangan bilang kalah sebelum mencoba”
walaupun kakak ku sering mematahkannya dengan “yo , kalo aku gak berani lah…ngasih leher itu namanya”
tapi pegawai yang ku sukai karena ilmunya ” oke…aku gak papa” tapi disaat yang lain dia dengan serius sambil ketawa “wah wik…belum apa-apa ,ini aku bisa masuk penjara nie”saat melihat rancangan yang kulakukan.
masih terombang ambing dengan pendapat dan tanggapan banyak orang
aku mencari “type apa sebenarnya diriku ini”
penakutkah?
blangsakankah?
cerdas dan berhati-hatikah?
ngawur kah?
sok sok an kah?
tapi yang ku tahu pasti
setiap ada orang yang menolak amanah….hati ku langsung bergejolak.
“knp sih? knp kau tolak? aku tau kamu merasa gak bisa..aku tahu kamu takut ini itu..tapi kapan akan berubah untuk menjadi seseorang yang tahu?”
ooow…tidak usah saya..orang lain banyak…tidak harus saya
😀
tiap kali Allah ngasih aku kerjaan…aku sering berpikir..”ya Allah..ujian seperti ini yang Engkau berikan…apakah aku akan mengerjakannya dengan cara lama dan brangasan gak karuan emosinya kemana-mana..atau aku akan melakukannya dengan memanage emosiku dan mengeluarkan kemampuan berpikirku yang masih sederhana ini’
tiap kali ada tambahan amanah yang otomatis menambah kerjaan
kadang jika terpikir sudah banyak kerjaan penting yang harus ku lakukan
hua…serius..rasanya ingin meledak “tau gak sih? gue sedang sibuk ngerjain ini..bisa gak sih orang lain aja? tuh ada yang nganggur”
tapi astaghfirullah..saat kalem..rasanya sediiiiiiih banget.
mereka mempercayakan urusan itu karena mereka percaya padaku. tinggal caraku membuat mereka percaya jika sebenarnya mereka bisa melakukannya sendiri tanpa bantuanku.
memnag tidak mudah…tapi..insya Allah bisa.
knp tidak? karena manusia selama dia hidup..masih bisa berubah
tidak bisa aku mengerjakan tugas yang diberikan kepdaku seorang diri. gila aja! cari mati aja aku kalo aku ngerjain sendiri semua tugasnya..:D
1. belajar mempercayai orang lain
2.belajar untuk lebih praktis dalam bertindak
3. belajar untuk me manage emosi yang sering timbul karena stress pekerjaan
4. belajar untuk berkomunikasi yang baik
itu semua kudapatkan dari menerima sebuah dan sebuah dan sebuah dan entah berapa buah tugas.
knp aku mau?
karena aku yakin…Allah menguji ku dengan itu
pernah kah aku menolak?
tentu saja
saat aku perkirakan tidak bisa melaksanakannya. bukan karena takut konsekuensi pekerjaan tersebut
tpi lebih ke waktu yang tidak memungkinkan
aku berpikir resiko..tapi tidak mau menampik permsalahannya jika memang aku masih bisa melakukannya.
aku masih kurang berilmu, tapi paling tidak aku belajar tiap bertemu masalah dan itu mmebuatku semakin mengetahui banyak hal
tapi kalimat dari kakakku yang mengatakan”yo kasihan no…ngasih leher orang”
“.”
kalimat yang tidak salah juga
jadi
terserah aja memilih
hanya saja,sayang sekali jika tidak melakukannya karena pekerjaan terasa besar karena dia berada di luar. tapi saat berada di dalam..itu bisa jadi pekerjaan2 kecil yang berkumpul
dan insya Allah dengan kemauan dan kemauan untuk mampu…insya Allah bisa.
itu yang ku percayai

saat kita menginginkan air seember…Allah sudah siap memberikan kita seember air
hanya saja..sayangnya..yang ada di tangan kita hanya gelas. jadinya kita cuman dikasih segelas
^.^


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: