Dewi's Blog

Kebaikan itu layak untuk diperjuangkan

22 nov 2013

on 22 November 2013

tiba-tiba aja kepikiran
“kau plin plan banget sih dew..gak konsisten dengan prinsip”
betapa tidak?
saat terhadap satu hal ..keputusanku gini
saat hal lain datang dengan tipe hal yang sama…keputusanku gono
😀
kadang memang pengalaman yang mempengaruhi ya?
masak manusia hidup hanya dengan berpegang pada apa yang dia tahu waktu masih kecil aja?
semakin tua..dan semoga semakin dewasa
insya Allah bisa semakin bijak
karena menurutku, tidak bisa bijak seseorang saat dia tidak menerima masalah
woi woi..gak harus dia yang jadi subjek penderitanya..bisa dari orang lain yang bertukar pikiran/curhat kepada dia kan?
aku jarang mau menolak tawaran jabatan
tapi aku paling getol menghindari sesuatu yang bisa kuhindari karena aku tidak mau melakukannya
contoh..
aku tidak mau jadi fungsional..walhasil, jawabanku adalah tidak
aku tidak mau punya sertfikat dari lkpp
makanya aku tidak mau ikut D4 biar golongan II ku awet..hehe
saat dibilang ortu “rugi umur” -..biasa perhitungan pensiun
batinku langsung bilang “kan bukan kewajibanku mencari nafkah..biar si hubby aja mikirin masalah itu” hihihi
emang mau nya enak sendiri yak?😀
aku juga penganut prinsip yang di pegang mb ku
belajar aja..gak usah mikirin penyetaraan (upkp euy)
dapetin ilmu nya..bukan pangkatnya.
^.^
mungkin itulah mengapa aku sekarang ikut 2 kursus di waktu bersamaan..hoho
semangat!!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: