Dewi's Blog

Kebaikan itu layak untuk diperjuangkan

8 april 2014

on 8 April 2014

assalamu’alaikum
hari ini, selasa 8 april 2014
masih dalam kondisi mengikuti pelatihan eh pendidikan kilat, agenda yang insya Allah mau dirutinkan…apel pagi
muter muter mpe ke barat lalu ke selatan dan akhirnya kumpulnya ternyata di gedung f
tempat kelas kami…huft…konfirmasi itu memang penting..koordinasi juga tak kalah pentingnya.
di apel itu lah kami diberikan tambahan pelatihan pendidikan..
menulis sebuah tulisan..
karena akan terasa janggal saat diminta menulis sebuah gambar.
haha
ok lanjut yang tadi…
beliau, yang belum menyebutkan namanya , yang selanjutnya disebut sebagai you-didn’t-know-who,berkata…”tulisan apa saja silahkan, dan akan saya tagih di akhir diklat ”

saat iini aku jadi terpikir…”apa yang ingin kusampaikan ya?”
saat aku jarang meng kritik (what the?)
saat aku jarang mengungkapkan isi hatiku (jiah jiah)
saat aku lebih suka diam saat itu memang bisa ku endure (cie cie)
aku ingin membahas dengan ilmu tak seberapa yang ada padaku, dan semuanya hanya perspektif dari pandangan seorang sepertiku saja.
knp? karena ilmu itu susah bo….itulah mengapa Allah ngasih beberapa derajat kepada orang beriman yang berilmu
lanjut….
ini tentang sebuah “menjaga lidah , menajamkan pikiran”
kerap kali kita menyesal di akhir, karena memang sangat sulit sekali untuk menyesal di awal.
atas apa yang dikeluarkan atau dibunyikan oleh lisan kita.
kalau tulisan di komputer masih bisa di edit, tapi bagaimana dengan apa yang sudah terlontar?
batu yang sudah terlontar saja hanya bisa opsi dihentikan di tengah jalan (gak harus pas tengah sih) atau biarin aja mengenai sasarannya (walau tidak semuanya mengenai sasaran yang diinginkan)
kehidupan itu pelajaran….
saat kita melakukan kesalahan kemudian merasa “ah udah , biarin saja”
bisa jadi itu akan menjadi excuse pada diri kita untuk memaafkan diri kita, memaklumi kesalahan kita dna menganggap jika kesalahan itu sendiri adalah suatu kewajaran yang memang pantas/bisa dilakukan
dan pada akhirnya , alarm kita terhadap kesalahan semakin tidak berfungsi…rusak kali ya? perlu biaya pemeliharaan kali ya?
emang!!!!
siapa pikir hanya BMN yang perlu pemeliharaan?
apa yang menjadi aset terpenting kita pun harus dilakukan pemeliharaan. emang aset terpenting kita apa sih?
wow…aku gak hapal hadist, gak hapal al quran 30 jus
oke…aku muslim, tapi ……….hiks…
*mlipir
yang intinya menyatakan insya Allah kurang lebih begini
“di tubuh manusia ada segumpal daging, jika daging itu baik, maka baiklah seluruh tubuhnya, jika daging itu jelek, maka jeleklah seluruh tubuhnya”
jelek atau buruk ya? hmm….
pikiran orang serius (yang kurang pengetahuan) = waaah aku tahu…ini pasti daging yang sel sel nya bisa melakukan perubahan. jika suatu saat sel nya berubah karena dipicu zat zat karsinogenik (heh? karsinogenik?) sel nya bisa mengalami mutasi sel dan akhirnya jadi kanker
hm…kok makin lama makin males nulis ya? gak terbiasa make laptop kantor…keras keypad nya
ok…singkat aja, jawaban dari daging itu ialah hati
wow…langsung pada inget AA gym ya
sering banget tuh, icon terkenal beliau = “jagalah hati”
yaaaaa mau gimana, ngelarang orang berghibah, melakukan maksiat, berbohong, itu yaaa dari hati dulu
jika hati sudah dibiasakan melakukan hal buruk…yaaaa susah untuk si hati itu berpikir yang bagus/baik
contohnya gini aja
ada anak manusia yang hidup di tengah lingkungan yang membolehkan/mengajarkan untuk berbohong.seumur hidupnya ..atau paling gak “as long as i could remember”–> jangan pertanyakan grammarnya, mau ikut ujian stan tapi bahasa iggrisnya masih ngaco
ya sudah, jangan marah2 jika anak manusia itu tiba2 mengucapkan kebohongaaaaaan mulu dari mulutnya

atau saat anak manusia lain ya…dia diajarkan untuk mendorong orang disampingnya, atau suka sekali mengangkat badan orang gitu ya
dengan alasan “habis mereka membuat saya marah sih”
nah loooo siapa yang membuat mereka terbiasa mengelola kemarahannya dengan menyalurkannya dengan perkelahian?
dari hati itu…

lah kok bisa?
ya iya…
jika hati itu bersih, dikasih tau dikit “jangan berbohong ya…muslim itu boleh miskin,boleh tidak pintar,boleh pemalas, tapi tidak boleh berbohong”
weleh…hadist mana itu? tau dah..cari tau sendiri aja
dan jika hati itu bersih, saat marah memuncak dia masih diberi kesempatan oleh Allah untuk mengingat “kiat kiat menahan marah”

coba kalo gak?
sekali marah langsung mukul2 in barang/orang lain –> bersalah atpi bis itu biasa aja
kejadian lagi, marah marah lagi –> dah makin terbiasa
sudah 1000 kali-an marah –> yaaa dah jadi profesornya mungkin

lha wong anak baru dua tahun aja sudah kamu sering pukulin, maki maki, kamu banting make sepeda nya…masak pengen anaknya jadi anak sholeh sholehah, santun ke ortunya?
heu heu….tapi siapa tau juga sih ya? rizki dari Allah kan bisa apa aja, kemana aja. hak Allah.

practice make perfect (keinget ucapan ust komarudin chalil)

kita sering marah, maka marah akan semakin sempurna dalam hidup kita
kita sering berbohong, maka berbohong akan semakin sempurna dalam hidup kita
kita sering suka orang, maka menyukai orang semakin sempurna dalam hidup kita…huehue…hahahahaha

ok…lalu back to topic ” menjaga lidah , menajamkan pikiran”
untuk menjaga lidah,
1. berhenti dulu sebelum langsung menjawab,pikirkan,tanya hati, bener gak dengan pengetahuan yang akan kau bagi itu…jika otak gak mau diajak berpikir karenna emang agak lemot..ya udah, jika dia bosen nunggu jawaban, biarkan saja berlalu
2. jangan banyak omong
orang yang terbiasa omong itu, sangat besar resikonya untuk banyak melakukan hal bodoh…apalagi jika ucapannya tidak bermanfaat
kayata? ngomongin keburukan orang, tetangga, manusia lain, hewan, tumbuhan, malaikat2, mpe tata surya, dsb

untuk menajamkan pikiran? ahahahahaha belajar sono!!!!!!!!!!!
hanya orang2 yang mau melewati susahnya menggunakan otak untuk berpikirlah yang bisa semakin menajamkan pikirannya
belajar itu gak harus by book
hadapi orang orang di luar sana
bisa jadi engkau jadi cerdas juga
sudah…capek nulis…
dah jam 9 malam kurang juga…
hah…klise ya?
emang sih ya…lebih mudah ngomong daripada bergerak
wassalamu’alaikum wr wb


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: