Dewi's Blog

Kebaikan itu layak untuk diperjuangkan

on 8 August 2014

merekam hasil perenungan sejenak
sekaligus merekam selintas pikiran yang tiba tiba terpikirkan
dari dulu aku suka dengan jepang karena apa yang terlihat di mataku itu keindahan dan kecantikan kota nya dan cakepnya anime anime nya.
tapi tiba tiba teringat komentar warga palestina yang berkomentar tentang jamaah haji di indonesia yang bahkan satu orang bisa berangkat naik haji lebih dari satu kali
insya Allah tidak ada yang salah disana..ibadah yang selalu membuat ingin ingin lagi.
tapi komentar selanjutnya yang membuatku langsung terhenyak
yang menyatakan kurang lebih “andai biaya haji orang indonesia diberikan kepada palestina untuk memperjuangkan kebebasan disana…sungguh tak terbayang besarnya”
0.0
sungguh…aku langsung terdiam…..
aku tidak menyalahkan siapa siapa
karena beberapa minggu atau hari atau bulan kemudian tiba tiba perasaanku ingin maen ke jepang tiba tiba hadir lagi…tapi tiba tiba pula ingat komentar di atas dan tiba tiba rasanya sedih banget.
saat mereka bergembira dnegan sahidnya……susah payahnya kehidupan sehari hari dan kesulitan kebutuhan obat dan kebutuhan sehari hari…….
disini aku memikirkan jepang untuk bersenang – senang
sedangkan “saudara itu seperti bagian tubuh. satu sakit, sakit seluruh badan”
jika aku masih suka hura hura dan suka seneng nya sendiri, masih pantaskah aku disebut sebagai saudara mereka?
aku seperti orang yang suka menahan hartanya jika untuk di jalan Allah…tapi tidak bisa menahan diri untuk membelanjakannya sesuai nafsu keinginanku.
125 ribu pulsa per bulan……..enteng
50 ribu untuk infak………….hanya di saat sedang ber iman cukup tinggi kali ya..haha

1.625.000 untuk beli kamera baru langsung keluar
2 juta untuk ke palestina rasanya sungguh harus banyak beristighfar jika ingin berhasil. apalagi bukan infak yang dikasih kesana, tapi zakat karena memang wajib dikeluarkan.
iman mu mana? kemana? seberapa?

yang lebih menyedihkan itu aku sering berpikir, bermuhasabah diri kayak gini…tapi…apakah menemukan perubahan yang lebih baik? curhatannnya isi nya itu itu aja…kayak kagak nambah iman aja.
jadi inget ungkapan orang yang membuatku ter tohok.
“ah …anda…anda bertanya seakan tidak punya Allah saja”
jlep jlep jlep…….T.T……….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: